Ajak Warga Kao Lindungi Mangrove dan Satwa Endemik

By Kabar Pulau 20 Okt 2018, 21:20:15 WITLingkungan Hidup

Ajak  Warga  Kao  Lindungi  Mangrove  dan  Satwa Endemik

Penulis: Supriyadi  Sawai Volunteer Kabarpulau.Com 

Komitmen melindungi satwa endemic tidak hanya hadir melalui  forum  seminar atau diskusi   peneliti,  maupun mereka yang concern terhadap isyu lingkungan dan keanekaragaman hayati. Apa yang dilakukan   bersama  Pemerintah Desa Kao  Halmahera Utara  Selasa (02/10) akhir pecan lalu ini juga,  memiliki maksud  yang sama. Membicarakan upaya  perlindungan   m,angrove dan satwa endemik. 

Melalui forum ini, mereka  menyatukan presepsi  menjaga dan melindungi berbagai keanekaragaman hayati yang dimiliki.  Pertemuan dipusatkan  di Rumah Budaya Adat Kao   ini,  dihadiri  Kepala Desa bersama  unsur pemerintahan desa, tokoh adat, tokoh perempuan dan pemuda.

Pertemuan ini  bagian dari membicarakan  isyu konservasi   di tingkat bawah.   Ada beberapa satwa endemic yang menjadi perhatian perlu dilindungi  masyarakat adat. Misalnya,  satwa endemik  Gosong Maluku  (Eulipoa wallacei) dan Penyu ( Chelonioidea). Dua jenis satwa ini  akan  dilindungi sebagai jenis keanekaragaman hayati  yang masih hidup  dalam wilayah  adat mereka.

Pertemuan yang difasilitasi  Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Malut itu,  Kepala Desa Kao  Taufik Max ST. MM.T  pada warganya meminta   agar keanekaragaman hayati  di  Desa Kao, seperti Maleo (Gosong Maluku) dan Penyu  termasuk  hutan mangrove  serta  jenis  satwa dalam hutan mangrove  minta agar dilindungi.

“Maksud saya mengundang seluruh masyarakat  hadir  dalam pertemuan ini  karena kepentingan   bersama terkait  desa da

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar