Ada Mitos dan Ritual di Pulau Jiuw Halmahera Tengah

By Andhy EH 24 Des 2016, 22:45:06 WITBaronda

Ada Mitos dan Ritual di Pulau Jiuw Halmahera Tengah

Indah dan eksotisnya pulau Jiuw,  ikut dibumbui dengan adanya mitos tentang pulau ini. Tidak itu saja  di pulau ini  warga seringkali  membuat  ritual sebagai bentuk penghormatan pada  leluhur dan tuan tanah atas pulau ini. Seperti biasanya, setiap masyarakat tradisional memiliki sistim kepercayaan tersendiri dalam hubungannya dengan alam. Ritual-ritual atau sesajen biasanya dibuat  untuk menghormati  alam yang dipandang  masyarakat memiliki nilai keramat atau magis. Demikian juga dengan masyarakat Desa Gemia Patani dalam memperlakukan pulau Jiew. Pulau ini dipercaya masyarakat desa Gemia memiliki penjaga,  dari keturunan Borfa yang disebut ”Kapita Majida atau ”Kapita pulau Jiuw dan kalau durunut  silsilahnya dari kesultanan  Tidore.   

Terkait ritual itu  setiap orang atau masyarakat yang hendak ke pulau  ini,  harus melakukan ritual  khusus. Sesajen yang dibuat  itu misalnya menyiapkan buah pinang, sirih dan tembakau (bahasa lokal : tabako)  yang diletakan di atas piring putih dengan jumlah ganjil.  Masyarakat setempat menamainya  Ngale-ngale dan diletakan di tempat yang sudah ditetapkan di pulau itu. Orang yang  berhak dan dipercaya secara turun- oleh masyarakat desa Gemia  adalah keturunan Borfa,  saat ini ada keturunannya bernama  Ridwan Hi. Mialang dan tinggal di desa Gemia. Apabila sesaji ini tidak dibuat maka akan terjadi sesuatu yang tidak inginkan. Pantangan lain ketika sampai dipula Jiuw burung- burung hasil tangkapan tidak bisa dibunuh dan jatuh ke dalam air. Kalau hal ini diabaikan  akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Misalnya tiba-tiba terjadi angi

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar