55 Pulau Kecil Digempur Tambang dan Sawit Tak Dibahas Capres

By Kabar Pulau 20 Feb 2019, 20:00:56 WITLingkungan Hidup

55 Pulau Kecil  Digempur Tambang   dan Sawit Tak  Dibahas  Capres
Kawasan Tanjung Oebolie Pulau Gebe yang ditambang sudah hampir 40 tahun (kabarpulau/mici)

 Isyu  Keselamatan Rakyat dan Lingkungan  di Pesisir  serta Pulau- Pulau Kecil Terlewatkan

Penulis: Mahmud Ici /Wartawan Kabarpulau.com

Debat calon presiden putaran kedua tentang Energi, Pangan, Infrastruktur, Lingkungan Hidup, dan Sumber Daya Alam pada 17 Februari 2019 lalu disaksikan ratusan juta pasang rakyat Indonesia di layar   layar kaca  stasiun televisi. Dari debat itu ternyata masih menyisahkan sejumlah pertanyaan penting soal kadar pengetahuan dan komitmen pasangan calon bagi keselamatan rakyat dan lingkungan di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Indonesia dengan 17 ribu pulau besar dan kecil sementara Maluku Utara  dengan 1407 pulau yang dimilikinya, saat ini  sebagian diantaranya telah habis dibabat perusahaan tambang  karena   deposit tambangnya yang tidak sedikit.  

Setidaknya hal ini mengemuka dalam  rilis yang dikeluarkan 6 lembaga usai konferensi pers yang digelar   di kantor Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Nasional  kawasan Mampang Prapatan  Jakarta Selasa (20/2 ). Konferensi pers  yang dikemas dalam Diskusi bertema  Menyoal Pemilu 2019  Bagi Keselematan Rakyat  dan Lingkungan di Pesisir dan Pulau-pulau Kecil  itu, diinisiasi oleh Jatam Nasional. AMAN Maluku Utara, WALHI NTT, JPIC FOM, KIARA   dan Kontras.  Dalam  diskusi bersama berbagai media di Jakarta itu  mereka menyoal  kedua pasangan   Capres yang tidak menyinggung, apalagi  berdebat terkait   krisis dan masalah di pesisir dan pulau-pulau kecil. “Padahal, krisis dan masalah di pesisir dan pulau-pulau kecil itu begitu nyata, mulai ekspansi pertambangan dan migas, perkebunan sawit dan tebu, hutan tanaman industri (HTI), reklamasi pantai,

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar