Derita Warga Lelong yang Hidup Dikepung Sampah

By Kabar Pulau 06 Jun 2017, 06:18:02 WITKabar Kota Pulau

 Derita Warga   Lelong  yang Hidup Dikepung  Sampah

Rabu (31/5) siang itu, Alisa (30) hanya sendiri di rumahnya saat ditemu Kabarpulau.com. Rumah panggung berdinding papan  di kawasan Lelong  Kampung Makassar Timur  itu  terlihat agak sepi.  Meski demikian   rumah-  rumah   di sebelahnya  yang berdempet- dempetan  itu terbilang ramai.

Di kawasan  ini,  rata- rata  rumah panggung  berlantai papan. Di bawahnya  air laut.  Air  di  bawah rumah  ini  menjadi masalah   yang belum terselesaikan karena menjadi tempat menumpuknya sampah. Bangunan rumah yang   kebanyakan mengunakan   tiang-tiang beton. Ada juga beberapa rumah yang tiang-tiangnya masih menggunakan kayu.

Di sinilah tempat menumpuknya  beragam sampah. Apalagi  jika musim hujan tiba, sampah dari berbagai jenis dan bentuk  terbawa banjir dan menumpuk di kawasan ini.  Warga kampung Makasar Timur Ternate Tengah  seperti ini hidup di atas  tumpukan sampah    dengan airnya  yang menyengat hidung.

Sampah- sampah yang berserakahan dibawah kolong rumah  itu mulai dari   kaleng minuman energi, botol  plastik minuman mineral,   karung plastic  hingga ranting-ranting kayu. Sebenarny ada beberapa jenis sampah  jenis anorganik  ada yang memiliki nilai ekonomis.  Ini jika diambil dan dimanfaatkan.  Sayangnya  sampah- sampah yang ada hanya dibirkan begitu saja  menumpuk di bawah rumah mereka.   Warga di kawasan Lelong saat ini setiap hari   harus menghirup  bau becek dan sampah yang  yang menyiksa. Meski demikian mereka sudah seperti terbiasa.” Kita mau bagaimana sampah itu sudah  selalu diangkat tapi seperti tidak pernah habis dan semakin bertambah,”ujar

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar