Ini Potret Desa Sumber Pangan di Pulau Morotai

By Kabar Pulau 28 Feb 2018, 06:32:50 WITKabar Kampung

   Ini Potret Desa Sumber Pangan di Pulau Morotai
Sawah di Desa Aha Morotai/foto layank mongabay

Penulis : Faris Bobero/Morotai

Gugusan pulau-pulau kecil di bawah langit terlihat biru kala mendekati Kepulauan Morotai, Maluku Utara, menumpangi kapal ferry, pada awal 2018.

Ada  Pulau Dodola, Zum-zum, dan Pulau Kolorai, tempat produksi rumput laut. Pulau-pulau kecil pun menyimpan sejarah panjang Perang Dunia ke II. Pulau Zum-zum, merupakan saksi bisu pertempuran Jepang dan sekutu Tentara Amerika yang dipimpin Jenderal MacArthur. Pulau ini dapat ditempuh dalam 15 menit dengan speedboat. Seperti dilansir Mongabay.co.id (http://www.mongabay.co.id/2018/02/24/potret-desa-sumber-pangan-di-pulau-morotai/  yang ditulis oleh Faris Bobero. Keindahan Pulau Morotai, mulai mencuat sejak Sail Morotai pada Juni-September 2012, diikuti lebih 100 peserta dari luar negeri.

Pulau inpun dikenal dunia dengan keindahan pariwisata baharinya. Ketika saya tiba di pusat kota pulau seluas 2.476 km persegi ini, langit mulai gelap, tanda hujan akan turun. Sekadar bermalam di Daruba, Ibukota Kabupaten Pulau Morotai, jadi pilihan tepat. Saya mendapat informasi dari warga soal daerah sumber pangan mereka di Desa Pilowo dan Aha. Ada juga soal kelapa bido di Desa Bido, dan lain-lain.

Badan Stastistik Morotai 2016 mencatat, pada 2015, luas padi sawah 1450 hektar, panen 314 hektar dengan produksi 943 ton. Kabupaten ini juga punya empat komoditas unggulan, yakni kelapa, cengkih, pala, dan kakao. Pada 2013, lahan kelapa 12.374 hektar, dengan produksi 11.166 ton, cengkih luas 2.124 hektar, produksi 207 ton. Lalu, luas kebun pala 2.966 hektar dengan produksi 101 ton, dan kakao 1.630 hektar dengan produksi 217 ton. Sedangkan hasil produksi perikanan pada 2014, tercatat 179.620 ton. Sektor perikanan, alat tangkap nelayan paling banyak dipakai, yaitu handl

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar