“Perang” Kapolda Malut dengan Bupati Halteng

By Kabar Pulau 21 Jan 2017, 21:56:55 WITTelusur Pulau

“Perang” Kapolda Malut dengan Bupati Halteng

Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol Tugas Dwi Ariyanto geram dengan penyataan Bupati Halmahera Tengah M Ali Yasin, yang mengatakan telah memindahkan Wakapolda Maluku Utara dari bumi Kieraha gara-gara kasus PT FBLN.


Pemindahan karena intervensi bupati itu terkait kasus 14 tersangka pengrusakan aset PT Fajar Bakti Lintas Nusantara (FBLN) di Pulau Gebe, Halmahera Tengah, yang diduga saat pemeriksaan penyidik Polda, ke 14 tersangka itu mendapat perlakuan kasar polisi.

Menurut Kapolda, pernyataan bupati dua periode itu berlangsung di sebuah acara resmi yang melibatkan seluruh pimpinan SKPD. Bupati mengatakan bisa seenaknya memindahkan pejabat Polda setempat sesuai keinginannya.

"Penyampaian bupati ini dilakukan  di hadapan seluruh SKPD waktu  pertemuan resmi secara terbuka. Bahkan pemindahan itu disebutkan sudah pernah terjadi, yakni mantan Wakapolda Maluku Utara Kombes Pol Jhony Latuperissa, karena melakukan penyidikan kasus pengrusakan dan penjarahan di PT FBLN," kata Kapolda Brigjen Pol Tugas Dwi Ariyanto melalui Dirkrimsus Kombes Pol Dian Hariyanto pada awak media, di  kantornya, Kamis (19/1/2017) lalu.
"Masa pemindahan itu kok dia (bupati). (Memangnya) siapa dia, karena kewenangan itu ada di saya. Kalau Wakapolda itu dipindahkan karena dipromosikan ke Mabes Polri, karena akan pecah bintang dari Kombes ke Jenderal, bukan karena pak bupati," ucap Dian mengutip Kapolda.

Dian meminta Bupati M Ali Yasin jangan menakuti-nakuti polisi dengan menyebutkan bisa memindahkan pejabat tinggi Polda setempat kemana saja sesuai keinginan.

"Jangan membawa politik di daerah setempat dalam masalah pemindahan pejabat di Polda karena tidak ada kaitannya. Saya tegaskan tidak ada kaitannya pemindahan pak Wakapolda dengan pernyataan pak bupati," tegas dia.

Bupati Halmahera Tengah M Ali Yasin

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar