“Dunia Maluku”

By Andhy EH 24 Des 2016, 22:32:24 WITOpini

“Dunia Maluku”

Antara Kemilau Cengkeh-Pala, Mitologisasi dan Dualisme

(resensi buku; Dunia Maluku: Indonesia Timur Pada Zaman Modern Awal, Penulis Leonard Y. Andaya)

Oleh: Darmin Haji Hasim

 “Mulanya cuma cengkeh palai I Pusaka pulau-pulau Kie Raha I Negeri timur tentram cemerlang…. I Ya, mulanya cuma cengkeh pala I Di atas petak petak jazirah berdaulat I Yang tiada kenal sengketa batas peta, I tiada juga suka perseteruan. I Sampai tuan tuan datang  I Dan separoh kemanusiaan kami fana, I Separoh peradaban kami binasa !”

(penggalan Puisi M. Sofyan Daud, Mulanya Cengkeh Pala)

Maluku telah terkenal berabad-abad lalu karena kekayaan rempah-rempahnya (pala dan cengkeh). Kemilau dua komoditi endemik kepulauan Maluku ini telah menarik minat bangsa Eropa untuk menaklukan  beribu-ribu mil jarak  laut untuk mencari pulau penghasil rempah, Maluku. Bahkan beberapa kalangan meyakini bahwa  Maluku dengan cengkeh-palanya adalah tempat awal-mula imperialisme menancapkan “kukunya” di Nusantara. 

Buku ini menceritakan sejarah kepulaun Maluku (lebih spesifik Maluku Utara) dengan style yang agak berbeda dari kebiasaaan penulisan sejarah umumnya yang lebih berfokus pada tema-tema tentang heroisme, kejadian tertentu dalam periode waktu tertentu, tokoh-tokoh yang berpengaruh atau implikasi dari itu semua (sejarah kronik?). Dalam hemat saya, penulis buku ini Prof. Leonard Y. Andaya sepertinya agak sedikit keluar dari mainstream penulisan buku-buku sejarah pada umumnya. Meskipun  dalam pembahasannya tema-tema diatas tidak dilepas-pisahkan. Professor Andaya yang merupakan seorang sejarawan kawakan mengenai Asia Tenggara ini, dalam pembahasannya menjunjung tinggi dan menggunakan perspe

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar