‘Perang di Batas Enam Desa Mencuat Lagi’

By Kabar Pulau 17 Jan 2017, 07:43:03 WITKabar Kampung

‘Perang  di Batas Enam Desa  Mencuat Lagi’

Bupati  Halbar dan Wakil Bupati Halut Saling Klaim

‘Konflik’ batas wilayah di enam desa antara Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara kembali bergeliat. Ini menyusul adanya pernyataan dua kepala daerah yakni Wakil Bupati Halmahera Utara Muhlis Tapi-tapi dan Bupati Halmahera Barat Danny Missy  secara terbuka saling klaim wilayah ini.

Wabup Halut Muchlis Tapi Tapi misalnya,  menyatakan  sengketa yang dibawa Kemendagri,    bukan soal status enam desa. Tetapi konsultasi soal batas desa di  enam desa Kecamatan Kao Teluk Halut dengan Jailolo Selatan di Halbar. ”Sekarang ini bukan lagi berbicara soal status enam desa, karena status itu sudah selesai. Sesuai Undang-undang  masuk ke Halut. Saat ini tinggal berbicara batas desa  guna pemasangan titik  koordinat dan  dibuat peta,”  ujar Muchlis  usai  menghadiri acara Tambaru Natal Gubernur di lapangan WKO Tobelo Tengah Sabtu pekan lalu.
Wabup menuturkan,status enam desa telah selesai tinggal titik koordinat batas desa. Misalnya Desa Bobaneigo berbatasan dengan Halbar, Begitu pula  Desa Pasir Putih berbatasan dengan Halbar. 

Sekadar diketahui, untuk membahas   batas desa di Enam Desa di Kao Teluk, Wabup memboyong kades se Kecamatan Kao Teluk  mendatangi Mendagri. Hasil pertemuan itu telah menyepakati  dilakukan pemasangan titik  koordinat batas desa  oleh Pemkab Halut.

            Pernyataan ini  membuat ‘panas telinga’  Bupati Halmahera Barat  Danny Missy.   "Siapapun yang sudah melakukan koordinasi ke Mendagri soal 6 Desa itu, berarti melawati kesepakatan  itu 6 desa itu tetap milik Halbar dan yang melanggar ke

Tulis Komentar Facebook

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Lihat Semua Komentar

Tulis Komentar